Mojokerto, Pointernews.net | 1 Agustus 2026 — Pemerintah Kabupaten Mojokerto melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) terus mempercepat pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan guna meningkatkan konektivitas serta mendukung kelancaran aktivitas masyarakat.
Salah satunya melalui pembangunan Jembatan Lolawang I yang berada di ruas Jalan Pekukuhan–Ngoro. Proyek yang masuk dalam program Penyelenggaraan Jalan Kabupaten Tahun Anggaran 2026 tersebut kini memasuki tahap pelaksanaan pembangunan.
Dalam proses pengerjaannya, aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) menjadi bagian penting yang diterapkan di lokasi proyek. Para pekerja dilengkapi alat pelindung diri (APD) dan pelaksanaan pekerjaan dilakukan dengan memperhatikan prosedur keselamatan sesuai standar operasional yang berlaku.
Penerapan K3 tersebut bertujuan untuk meminimalkan risiko kecelakaan kerja sekaligus memastikan proses pembangunan dapat berjalan dengan aman, tertib, dan sesuai tahapan yang telah direncanakan.
Jembatan Lolawang I dibangun dengan dimensi 7 meter x 20 meter, dengan nilai kontrak sebesar Rp3.511.658.000 yang bersumber dari APBD Kabupaten Mojokerto Tahun Anggaran 2026.
Pekerjaan konstruksi dipercayakan kepada CV Karya Prima Nusantara, dengan penanggung jawab pelaksana Heksa. Proyek tersebut ditargetkan selesai dalam waktu 180 hari kalender, terhitung mulai 4 Juni 2026 hingga 30 November 2026.
Pembangunan jembatan ini diharapkan mampu meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan sekaligus memperlancar mobilitas masyarakat di wilayah Pekukuhan dan Ngoro.
Keberadaan jembatan yang lebih memadai juga diharapkan dapat mendukung kelancaran distribusi hasil pertanian dan berbagai kebutuhan masyarakat. Dengan akses transportasi yang semakin baik, aktivitas ekonomi warga diharapkan ikut bergerak lebih cepat.
Pemkab Mojokerto melalui DPUPR juga terus melakukan pengawasan terhadap proses pekerjaan untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai spesifikasi teknis, waktu pelaksanaan, serta standar keselamatan yang telah ditetapkan.
Dengan pembangunan Jembatan Lolawang I, pemerintah daerah berharap konektivitas antarwilayah semakin kuat dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya dalam menunjang mobilitas serta kegiatan perekonomian sehari-hari. Red (srh).