Mojokerto, Pointernews.net | 11 September 2026 – Proses pembangunan dan revitalisasi SD Negeri (SDN) Kemantren 1 di Desa Kemantren, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, berjalan dengan lancar dan baik. Program revitalisasi satuan pendidikan tersebut menggunakan dana Bantuan Pemerintah Tahun Anggaran 2026 dengan total nilai bantuan mencapai Rp941.853.000 yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Program revitalisasi ini berada di bawah naungan Direktorat Sekolah Dasar, Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (Ditjen PAUD Dasmen) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Adapun pekerjaan revitalisasi menyasar tiga fasilitas utama di lingkungan SDN Kemantren 1, yakni ruang kepala sekolah, ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS), dan ruang kelas.
Pelaksanaan pekerjaan fisik dipercayakan kepada Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) SDN Kemantren 1. Berdasarkan papan informasi yang terpasang di lokasi, pembangunan direncanakan berlangsung selama 100 hari kalender, terhitung mulai 11 Agustus 2026 hingga 18 November 2026.
Dalam pelaksanaan proyek yang menggunakan anggaran pemerintah tersebut, pengawasan menjadi salah satu aspek penting untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai ketentuan, spesifikasi teknis, serta target waktu yang telah ditetapkan.
Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) melakukan pemantauan terhadap proses pembangunan. Pengawasan di lapangan juga melibatkan pihak yang ditugaskan untuk memantau jalannya pekerjaan, di pimpin langsung oleh kepala sekolah, Agung dan , Tim Pelaksana pembangunan, Deni.
Keterlibatan pengawas diharapkan dapat membantu memastikan setiap tahapan pembangunan berjalan sesuai rencana, sekaligus menjaga kualitas hasil pekerjaan dan meminimalisir potensi terjadinya penyimpangan.
“Kami berharap seluruh pekerjaan dapat dilaksanakan dengan tepat mutu dan tepat waktu. Pengawasan tidak hanya dilakukan secara internal oleh panitia, tetapi juga melibatkan elemen masyarakat untuk memastikan akuntabilitas,” ujar perwakilan panitia.
Dengan adanya program revitalisasi tersebut, SDN Kemantren 1 diharapkan mampu menyediakan fasilitas pendidikan yang semakin layak, nyaman, dan kondusif bagi peserta didik maupun tenaga pendidik.
Masyarakat sekitar juga diharapkan turut berperan dalam melakukan pengawasan sosial terhadap proses pembangunan. Dengan pengawasan bersama, program revitalisasi yang bersumber dari APBN tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat maksimal bagi peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan di Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto. Red (srh).