Sidoarjo, Pointernews.id | 22 Juli 2025 — Komitmen TNI Angkatan Darat dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui program Rumah Tidak Layak Huni (RUTILAHU) kembali dibuktikan. Kodim 0816 Sidoarjo bersama Tim Sterdam V Brawijaya dan Bakesbangpol Provinsi Jawa Timur melakukan survei lapangan terhadap 18 unit rumah warga calon penerima bantuan RUTILAHU di wilayah Kabupaten Sidoarjo, pada Senin (21/07/2025) mulai pukul 07.30 hingga 18.04 WIB.
Kegiatan survei ini dipimpin langsung oleh Letkol Caj Nurhasin, selaku Ketua Tim (Katim) Survei dari Pabandya Bakti TNI Sterdam V Brawijaya. Turut hadir dalam tim dari Bakesbangpol Provinsi Jawa Timur, yaitu Bapak Doni, Bapak Pristiwahyudi, dan Ibu Idatul Fitria. Dari pihak Sterdam V Brawijaya turut mendampingi Sertu Susilo Ba, sementara dari Kodim 0816 Sidoarjo hadir Pelda Sutrisno selaku Batiter Kodim bersama dua anggota lainnya.
Kegiatan survei ini juga melibatkan instansi terkait dari Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, yaitu Dinas Perumahan, Permukiman, dan Cipta Karya yang diwakili oleh Ibu Susi dan Bapak Uman, serta jajaran Danramil dan Babinsa di wilayah sasaran.
Sebanyak 18 unit rumah disurvei, tersebar di enam kecamatan di wilayah Kabupaten Sidoarjo dengan rincian sebagai berikut: Kecamatan Tulangan: 3 unit, Kecamatan Wonoayu: 3 unit, Kecamatan Krian: 3 unit, Kecamatan Prambon: 3 unit, Kecamatan Tarik: 3 unit, Kecamatan Balongbendo: 3 unit.
Mayoritas rumah yang disurvei berada dalam kondisi tidak layak huni. Permasalahan umum yang ditemukan di lapangan mencakup kerusakan parah pada atap, lantai retak dan lapuk, serta dinding yang rembes dan rapuh, tidak memenuhi standar hunian yang sehat dan aman.
Pelda Sutrisno dari Kodim 0816 Sidoarjo menyampaikan bahwa survei ini merupakan langkah awal dalam menentukan calon penerima bantuan perbaikan rumah melalui program RUTILAHU yang digagas TNI AD bersama pemerintah daerah.
“Kegiatan ini adalah bentuk nyata sinergi lintas instansi dalam mendukung kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi mereka yang belum memiliki tempat tinggal yang layak,” ujar Pelda Sutrisno.
“Melalui survei ini, kita memastikan bahwa bantuan RUTILAHU benar-benar tepat sasaran, yaitu kepada warga yang membutuhkan. Kodim 0816 Sidoarjo siap mendukung penuh pelaksanaan program ini demi terciptanya hunian yang sehat, aman, dan nyaman bagi masyarakat kurang mampu,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa hasil survei mendetail menunjukkan urgensi perbaikan menyeluruh. Kondisi rumah-rumah tersebut menunjukkan kerusakan yang memprihatinkan, baik dari segi struktur maupun material bangunan.
“Atap banyak yang bocor, lantai mengalami keretakan parah, dan dinding rembes serta lapuk. Ini bukan hanya soal kenyamanan, tapi soal keselamatan dan kesehatan penghuni. Kami berharap data lapangan ini bisa dijadikan dasar penyusunan rencana perbaikan terintegrasi bersama pemerintah daerah dan stakeholder terkait,” jelasnya.
Program RUTILAHU bukan sekadar renovasi fisik rumah, melainkan bentuk kehadiran negara dalam menjawab kebutuhan dasar warganya. Kolaborasi TNI, Pemprov Jatim, Pemkab Sidoarjo, dan berbagai instansi lainnya menunjukkan sinergi yang kuat untuk menyentuh langsung lapisan masyarakat paling membutuhkan.
Harapan besar tumbuh dari warga yang rumahnya disurvei. Banyak dari mereka menyambut kegiatan ini dengan haru dan syukur. Mereka memimpikan rumah yang lebih layak, lebih aman, dan lebih manusiawi untuk ditinggali bersama keluarga.
Kodim 0816 Sidoarjo dengan tulus mengetuk pintu harapan warga — membangun masa depan yang lebih baik, satu rumah demi satu rumah. Red (sgn/ynr).