Sidoarjo, Pointernews.id | 24 Juli 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sidoarjo kembali menunjukkan komitmennya dalam mendistribusikan dana zakat, infaq, dan sedekah secara optimal melalui pelaksanaan program bantuan komprehensif yang dilaksanakan pada Kamis, 24 Juli 2025. Program ini berhasil menjangkau 80 penerima manfaat, terdiri dari 50 anak didik, 30 anak yatim, serta mencakup pembangunan dan renovasi dua fasilitas musholla di wilayah Kabupaten Sidoarjo.
Ketua BAZNAS Kabupaten Sidoarjo, M. Chasbil Azis Salju Sodar atau yang akrab disapa Gus Jazuk, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya nyata lembaga dalam mengimplementasikan visi dan misi BAZNAS, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat sistem perlindungan sosial berbasis nilai-nilai keislaman.
“Program ini dirancang untuk memberikan dampak berkelanjutan dalam pengembangan sumber daya manusia serta infrastruktur keagamaan. Setiap bantuan yang kami salurkan dilandasi prinsip akuntabilitas, transparansi, dan profesionalisme,” tegas Gus Jazuk.
Program bantuan pendidikan menyasar enam lembaga pendidikan yang tersebar di Kecamatan Tanggulangin dan Tambak Sumur. Bantuan ini diberikan secara khusus kepada siswa dari keluarga dhuafa yang mengalami kendala finansial dalam melanjutkan pendidikan: RA Cahaya Kamilah Kludan – 11 siswa, TK NU Asasul Huda Randegan – 9 siswa, SDN Kalisampurno 2 Tanggulangin – 10 siswa, TKMNU Tambak Sumur – 4 siswa, MINU Tambak Sumur – 7 siswa, MI Tanada Wadungasri – 9 siswa.
Dengan sentuhan langsung kepada peserta didik, BAZNAS Sidoarjo berharap mampu menciptakan generasi unggul dan berdaya saing, meski berasal dari latar belakang ekonomi yang terbatas.
Selain bidang pendidikan, program kali ini juga menyasar infrastruktur keagamaan melalui dua proyek strategis, yaitu:
1. Pembangunan Musholla Abdullah di Desa Sumorame RT 1 RW 2
2. Renovasi Musholla As Sakinah SDN Tambak Sawah, termasuk pergantian pintu kamar mandi dan pembangunan fasilitas tempat wudhu.
Kedua proyek ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas fasilitas ibadah bagi masyarakat sekitar dan menciptakan lingkungan spiritual yang lebih layak dan nyaman.
Sebanyak 30 anak yatim di SMP Negeri 2 Porong telah terdaftar sebagai penerima manfaat dalam program santunan anak yatim yang akan dilaksanakan pada 26 Juli 2025. Kegiatan ini merupakan agenda berkelanjutan BAZNAS Sidoarjo dalam memberikan perlindungan sosial bagi kelompok rentan.
Program ini dilaksanakan melalui koordinasi intensif dengan pihak sekolah guna memastikan ketepatan sasaran dan distribusi yang transparan.
Pelaksanaan program melibatkan tim lapangan yang terdiri dari H. Naim, M. Sofwan, Gus Jazuk, Hamdani, dan Minan, yang bekerja sama dengan kepala sekolah, tenaga pendidik, staf administrasi, takmir musholla, serta perwakilan orang tua siswa. Kolaborasi lintas elemen ini menjadi kunci keberhasilan program dalam menjangkau para mustahik secara tepat dan efektif.
“Kami menerapkan sistem monitoring dan evaluasi yang ketat. Setiap rupiah dari dana zakat, infaq, dan sedekah masyarakat disalurkan sesuai dengan ketentuan syariah dan membawa manfaat nyata bagi mustahik,” ungkap Gus Jazuk.
Keberhasilan program ini tidak hanya menjadi pencapaian BAZNAS Sidoarjo, tetapi juga wujud dari amanah besar yang diemban lembaga sebagai pengelola dana umat. Dengan menyentuh 80 anak dan 2 musholla dalam satu hari, BAZNAS Kabupaten Sidoarjo menunjukkan bahwa filantropi Islam dapat menjadi solusi nyata atas tantangan sosial di tengah masyarakat.
BAZNAS Kabupaten Sidoarjo mengajak seluruh elemen masyarakat, baik individu maupun lembaga, untuk terus memberikan dukungan dan semangat dalam menunaikan zakat, infaq, dan sedekah. Ke depan, BAZNAS berkomitmen untuk terus mengembangkan inovasi program bantuan yang lebih efektif, berdaya guna, dan berkelanjutan.
“Mari bersama kita wujudkan masyarakat Sidoarjo yang sejahtera, berdaya, dan berkeadilan sosial. Zakat Anda, harapan mereka,” pungkas Gus Jazuk. Red (el/ynr).