Mojokerto, Pointernews.net | 28 September 2026 — Pelaksanaan proyek Penanganan Permukiman Kumuh Kawasan Kedungmaling I, Kabupaten Mojokerto, yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026, dilaporkan berjalan dengan baik. Proyek senilai Rp7.248.000.000 atau sekitar Rp7,24 miliar tersebut dikerjakan oleh CV AL-PATIR dengan memperhatikan penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta kesesuaian spesifikasi teknis pekerjaan.
Proyek ini merupakan bagian dari program pemerintah dalam meningkatkan kualitas kawasan permukiman, sekaligus mendorong terciptanya lingkungan hunian yang lebih layak, sehat, aman, dan nyaman bagi masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, penerapan standar K3 menjadi salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan. Hal tersebut bertujuan untuk memberikan perlindungan kepada para pekerja selama proses pembangunan berlangsung, sekaligus meminimalkan risiko kecelakaan kerja di lokasi proyek.
Penggunaan alat pelindung diri (APD), pengamanan area kerja, serta penerapan prosedur keselamatan menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran pekerjaan konstruksi. Dengan penerapan K3 yang baik, diharapkan seluruh tahapan pekerjaan dapat berjalan aman dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Selain aspek keselamatan, kualitas hasil pekerjaan juga menjadi perhatian utama. Pelaksanaan proyek diharapkan mengacu pada spesifikasi teknis yang telah ditetapkan, baik dari segi penggunaan material, metode pelaksanaan, maupun mutu hasil pembangunan.
Dengan nilai kontrak mencapai Rp7,24 miliar, proyek Penanganan Permukiman Kumuh Kedungmaling I memiliki peran strategis dalam mendukung peningkatan kualitas infrastruktur lingkungan permukiman di Kabupaten Mojokerto.
Masyarakat pun diharapkan dapat merasakan manfaat dari pembangunan tersebut, terutama dalam memperoleh lingkungan tempat tinggal yang lebih tertata dan layak huni.
Pelaksanaan proyek yang memperhatikan mutu pekerjaan, ketepatan spesifikasi, serta penerapan K3 diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya mewujudkan pembangunan infrastruktur yang berkualitas dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Keberhasilan proyek ini nantinya tidak hanya diukur dari penyelesaian pekerjaan secara tepat waktu, tetapi juga dari kualitas hasil pembangunan dan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat di kawasan Kedungmaling. Red (srh).