Kota Kediri, Pointernews.net | 3 Januari 2026 – Sorak semangat dan optimisme mengiringi pelepasan Tim Inter Kediri yang akan berlaga di babak 32 besar Liga 4 Piala Gubernur Jawa Timur. Wakil Wali Kota Kediri, KH. Qowimuddin Thoha, secara langsung memberangkatkan tim menuju Jember dari Balai Kota Kediri, Sabtu pagi (3/1/2026).
Kegiatan pelepasan ini turut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Hery Purnomo, Kepala Disbudparpora Bambang Priambodo, jajaran Pengurus Asosiasi PSSI Kota Kediri, ofisial tim, serta seluruh pemain Tim Inter Kediri. Pelepasan tersebut menjadi wujud nyata dukungan dan komitmen Pemerintah Kota Kediri dalam mendorong prestasi olahraga, khususnya sepak bola, agar mampu bersaing dan mengharumkan nama daerah di tingkat Jawa Timur.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Kediri yang akrab disapa Gus Qowim menyampaikan rasa bangga terhadap Tim Inter Kediri yang seluruh pemainnya merupakan putra daerah Kota Kediri. Ia berharap para pemain mampu menjadi generasi penerus yang terus menorehkan prestasi dan membawa kejayaan sepak bola Kota Kediri di masa depan.
“Semoga Allah SWT memberikan kemudahan, keselamatan, tidak ada cedera, dan pulang membawa kemenangan. Ini adalah anak-anak terbaik Kota Kediri,” ungkap Gus Qowim penuh semangat.
Selain doa dan dukungan, Wakil Wali Kota Kediri juga berpesan agar seluruh pemain menjunjung tinggi sportivitas, menjaga sikap di dalam maupun di luar lapangan, serta bertanding dengan tekad kuat dan semangat juara. Menurutnya, keyakinan diri dan mental yang tangguh merupakan modal penting untuk meraih hasil terbaik.
“Selamat bertanding kepada Tim Inter Kediri, jaga kesehatan, jaga semangat dan pulang dengan kepala tegak serta prestasi yang membanggakan,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Asosiasi PSSI Kota Kediri, Tomi Ari Wibowo, menjelaskan bahwa Tim Inter Kediri akan berlaga di babak 32 besar Liga 4 Piala Gubernur Jawa Timur yang digelar di Jember pada 5, 7, dan 9 Januari 2026. Tim diberangkatkan lebih awal untuk memberikan waktu istirahat yang cukup serta adaptasi terhadap kondisi lapangan dan lingkungan pertandingan.
“Total ada 26 pemain yang berangkat. Usia pemain beragam dan seluruhnya berasal dari Kota Kediri,” jelas Tomi.
Ia menambahkan bahwa target Tim Inter Kediri adalah lolos dari fase grup dan melaju ke tingkat nasional. Untuk menjaga performa, para pemain menjalani latihan rutin setiap hari dengan jadwal libur hanya pada hari Minggu, pengaturan waktu istirahat yang optimal, serta pemberian vitamin guna menjaga stamina dan kebugaran.
“Dukungan Pemkot Kediri juga luar biasa. Konsistensi dukungan pemerintah sangat penting dalam percepatan pembangunan sepak bola usia dini,” tegasnya.
Dengan dukungan penuh dari Pemerintah Kota Kediri, doa masyarakat, serta semangat juang para pemain, Tim Inter Kediri diharapkan mampu tampil maksimal, menjunjung amanah sebagai wakil daerah, dan membawa pulang prestasi yang membanggakan bagi Kota Kediri. Red (suhendro).