Sidoarjo, Pointernews.net | 24 Juni 2026 – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus mendorong pentingnya pembauran kebangsaan di tengah kehidupan masyarakat yang majemuk. Upaya tersebut dinilai menjadi langkah strategis dalam menciptakan suasana daerah yang aman, harmonis, dan kondusif sehingga mampu mendukung percepatan pembangunan sekaligus meningkatkan daya tarik investasi di Kabupaten Sidoarjo.
Hal tersebut ditegaskan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sidoarjo, Dr. Fenny Apridawati, S.KM., M.Kes., usai melantik kepengurusan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kabupaten Sidoarjo Periode 2026–2030 yang diketuai Sujani, S.Sos., Selasa (23/6/2026) siang di Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo.
Dalam sambutannya, Sekda Kabupaten Sidoarjo menekankan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat. Menurutnya, seluruh elemen masyarakat tanpa memandang perbedaan agama, ras, suku, maupun warna kulit harus mampu hidup berdampingan, saling menghormati, dan membangun komunikasi yang baik demi kemajuan daerah.
“Yang dibutuhkan Sidoarjo saat ini adalah kerukunan dan kekompakan semua pihak, baik masyarakat maupun stakeholder lainnya. Jika suasana lebih kondusif, maka pembangunan di Sidoarjo akan berjalan lebih lancar dan lebih cepat lagi,” ungkapnya.
Ia menambahkan, kondisi wilayah yang aman dan harmonis merupakan salah satu faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Stabilitas sosial yang terjaga akan memberikan rasa aman bagi para pelaku usaha maupun investor untuk menanamkan modalnya di Kabupaten Sidoarjo.
“Investor pasti tertarik masuk kalau suasana di Kabupaten Sidoarjo ini kondusif,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Sekda Kabupaten Sidoarjo juga memberikan dukungan dan semangat kepada seluruh pengurus FPK yang baru dilantik agar dapat menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab. Ia berharap FPK mampu menjadi motor penggerak persatuan serta menjadi ruang dialog yang efektif dalam mempererat hubungan antar-etnis di Kabupaten Sidoarjo.
“Saya mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus FPK Kabupaten Sidoarjo yang telah dilantik. Jalankan amanah ini dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab. Jadilah perekat persaudaraan di tengah keberagaman yang kita miliki. Kebersamaan dan gotong royong adalah kekuatan utama dalam menjaga keutuhan bangsa dan membangun Sidoarjo yang semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing,” pesannya.
Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Sidoarjo, Fredik Suharto, S.Sos., menjelaskan bahwa pembentukan FPK merupakan implementasi nyata dari amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) yang mewajibkan pemerintah daerah memfasilitasi wadah pembauran kebangsaan guna memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa.
Menurutnya, keberadaan forum resmi seperti FPK sangat penting, terutama dalam menjaga stabilitas sosial di tengah dinamika kehidupan masyarakat yang semakin kompleks. Pengalaman pada tahun-tahun sebelumnya menunjukkan bahwa saat terjadi gelombang pergerakan massa yang cukup besar, pemerintah pusat memberikan perhatian khusus terhadap peran organisasi kemasyarakatan, lembaga pemerintah, dan forum-forum daerah dalam menjaga situasi tetap aman serta meredam potensi konflik.
Fredik juga menegaskan bahwa meskipun sekilas memiliki kemiripan dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), FPK memiliki fokus yang berbeda.
“Jika FKUB berfokus pada kerukunan antarumat beragama, maka FPK bergerak khusus pada penguatan kerukunan dan komunikasi antar-etnis atau suku,” jelasnya.
Ia menyebutkan bahwa Bakesbangpol Kabupaten Sidoarjo saat ini telah merangkul sekitar 22 etnis yang tercatat resmi berada di wilayah Kabupaten Sidoarjo. Perwakilan dari berbagai etnis tersebut dilibatkan secara aktif agar seluruh kelompok masyarakat memiliki ruang komunikasi yang setara dan dapat berkontribusi dalam menjaga keharmonisan daerah.
“Melalui komitmen dan sinergi jangka panjang dari para pengurus etnis yang telah berpengalaman, FPK diharapkan mampu menjadi jembatan dialog yang efektif guna mewujudkan Sidoarjo yang aman, damai, dan toleran,” ujarnya.
Ketua FPK Kabupaten Sidoarjo Periode 2026–2030, Sujani, S.Sos., menyampaikan komitmennya untuk menjalankan amanah yang diberikan dengan sebaik-baiknya. Bersama seluruh jajaran pengurus, pihaknya siap membangun komunikasi, memperkuat persaudaraan antar-etnis, serta mendukung program-program Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam menjaga persatuan dan stabilitas daerah.
Pelantikan FPK Kabupaten Sidoarjo ini diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat semangat kebangsaan, mempererat persaudaraan antar-etnis, serta menumbuhkan budaya toleransi di tengah masyarakat. Dengan sinergi antara pemerintah daerah, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, dan seluruh elemen bangsa, Kabupaten Sidoarjo diyakini mampu terus menjaga kondusivitas wilayah sebagai fondasi utama menuju pembangunan yang berkelanjutan.
Pemkab Sidoarjo berharap keberadaan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) dapat menjadi garda terdepan dalam menciptakan kerukunan antar-etnis, memperkuat persatuan dalam keberagaman, serta menjaga Sidoarjo tetap aman, damai, harmonis, dan semakin maju di masa mendatang. Red (adm/ynr).